Langsung ke konten
SurgBookBelajar. Berdiskusi. Berbagi.
Identitas tetap #9Versi aktif #541
Ditulis oleh AdministratorDibuat 2026-10-15 08:39:39Diperbarui 2026-10-18 17:34:35

Tatalaksana

International guidelines for groin hernia management 2018 . The HerniaSurge Group

Tata Laksana – Non Operatif

  • Indikasi : 
    1. Pada penderita hernia inguinal asimtomatik atau gejala minimal
    2. Bila penderita masih menolak operasi
    3. Pada penderita Hernia yang disertai penyakit berat (asites, tumor paru, sirosis) 
  • Konservatif : reposisi dan pemakaian penyangga (sabuk TRUSS), watchful waiting. 
  • Tetap diskusikan dengan pasien untuk herniorepair elektif

Brunicardi C. Andersen DK, et al. Schwartz’s Principles of Surgery. 11e. 2019. New York: McGraw Hill.

Tatalaksana - Operatif

  • Indikasi :
    1. Pada Pasien dengan hernia inkarserata atau strangulate (emergensi)
    2. Pasien HIL anak dan dewasa
    3. Pasien HIM besar dan mengganggu
  • Jenis Anastesi : Locoregional, regional, atau general anestesi
  • Herniorepair terdiri dari :
    1. Herniotomi : Tindakan pemotongan kantong hernia
    2. Herniorafi : Tindakan penguatan dinding abdomen pada sekitar hernia
    3. Hernioplasti : Tindakan pemasangan mesh pada hernia 

Decker E, Currie A, Baig MK. Prolene hernia system versus Lichtenstein repair for inguinal hernia: a meta-analysis. Hernia. 2019 


Herniorepair pada Hernia Inguinalis

Tehnik operasi terbaik ditentukan berdasarkan : 

  • resiko komplikasi (nyeri dan rekurensi), 
  • kemudahan, 
  • kecepatan recovery, 
  • cost effective.

Keputusan pemilihan tehnik operasi ditentukan berdasarkan : 

  • karakteristik hernia,
  • Preferensi ahli Bedah
  • Kesediaan sarana dan pre sarana
  • Pilihan Pasien 

Metode Non-Mesh

  • Dilakukan jika tidak tersedia mesh atau Pasien tidak bersedia menggunakan mesh
  • Metode yang disarankan : Shouldice, Halsted, Basini, Mc-Vay, Desarda 

Metode dengan Mesh 

  • Direkomendasikan pada Pasien hernia inguinalis sebagai pilihan utama
  • Boleh dengan tehnik Lichtenstein atau laparoskopi, sesuai preferensi ahli bedah
  • Tehnik laparo-endoskopik lebih cepat recovery, resiko nyeri lebih rendah, dan cost effective.
  • Pada tehnik laparoskopik bisa dengan TAPP atau TEP

Dibandingkan tehnik non-mesh pada tehnik mesh-based memiliki rasio rekurensi yang lebih rendah dan resiko nyeri post-operatif yang sama, sehingga metode dengan mesh  lebih direkomendasikan.
International guidelines for groin hernia management 2018, The HerniaSurge Group

Laparoskopi hernia repair:

  1. Transabdominal Pre-Peritoneal (TAPP)
  2. Total ekstraperitoneal (TEP).

Hernia repair posterior: Stoppa

Sumber catatan

  1. Stabilini C, van Veenendaal N, Aasvang E, Agresta F, Aufenacker T, Berrevoet F, et al. Update of the international HerniaSurge guidelines for groin hernia management. BJS Open. 2023;7(5):zrad080. doi: 10.1093/bjsopen/zrad080.

    Lokasi catatan: Pemilihan observasi atau operasi dan perbandingan pendekatan terbuka serta laparo-endoskopik pada pedoman HerniaSurge 2023.

    Lihat catatan dari sumber ini

    Buka publikasi

Apakah catatan ini membantu?

0 suka · 0 tidak suka

Login untuk memberi penilaian

Satu penilaian per pengguna. Klik pilihan aktif untuk membatalkan.

Dipakai pada artikel

Perubahan yang diterbitkan penulis akan tampil pada seluruh artikel di bawah.

Hanya penulis catatan yang dapat mengedit. Koreksi dapat dibahas bersama kontributor artikel.