Klasifikasi anatomi dan klinis hernia groin
Hernia groin dibagi menjadi hernia inguinalis dan hernia femoralis menurut lokasi defek.
Hernia inguinalis dibedakan menjadi direk dan indirek berdasarkan hubungannya dengan pembuluh epigastrika inferior.
Klasifikasi EHS mencatat lokasi lateral, medial, atau femoral serta ukuran defek dan status primer atau berulang.
Hernia primer adalah hernia yang belum pernah diperbaiki melalui operasi.
Hernia berulang muncul kembali setelah perbaikan sebelumnya.
Hernia dapat dideskripsikan sebagai dapat direduksi, inkarserata, atau terstrangulasi berdasarkan keadaan isinya.
Inkarserasi menggambarkan isi yang terjebak dan tidak dapat direduksi, sedangkan strangulasi melibatkan gangguan perfusi.
Istilah klinis tersebut tidak boleh disimpulkan dari ukuran benjolan saja.
Klasifikasi membantu komunikasi, pemilihan pendekatan operasi, dan pencatatan luaran.
Pemeriksaan langsung tetap diperlukan untuk memastikan kategori yang paling sesuai.
Sumber catatan
- Stabilini C, van Veenendaal N, Aasvang E, Agresta F, Aufenacker T, Berrevoet F, et al. Update of the international HerniaSurge guidelines for groin hernia management. BJS Open. 2023;7(5):zrad080. doi: 10.1093/bjsopen/zrad080.
Lokasi catatan: Klasifikasi hernia groin dan konteks rekomendasi tata laksana pada pedoman HerniaSurge 2023.
Lihat catatan dari sumber ini