Langsung ke konten
SurgBookBelajar. Berdiskusi. Berbagi.
Identitas tetap #3Versi aktif #539
Ditulis oleh AdministratorDibuat 2026-10-15 08:39:39Diperbarui 2026-10-18 17:34:35

Anatomi

Merupakan suatu saluran berbentuk tabung panjang 4-6 cm terletak di atas ligamentum inguinale. 

Yang membatasi kanalis inguinalis adalah :

  1. Anterior : aponeurosis MOE, dan 1/3 lateral m. Obliqus internus
  2. Posterior : dibentuk oleh M. Tranversus abdominis, bersatu dg fasia transversalis dan membentuk dinding posterior bagian lateral. Bagian medial : dibentuk oleh fasia transversalis dan conjoint tendon
  3. Superior : dibentuk oleh serabut tepi bawah MOI dan m. Tranversus abdominis dan aponeurosis MOE. 
  4. Inferior : dibentuk oleh ligamentum inguinal dan ligamentum lakunare


Isi Funikulus spermatikus:

3 Fasia :

  1. Fasia spermatika eksterna (dari MOE)
  2. Fasia kremasterika (dari MOI)
  3. Fasia spermatika interna (darii M. Tranversus abdominis) 

3 Arteri :

  1. Arteri testicularis (cabang dari Aorta abdominalis)
  2. Arteri kremasterika (cabang dari A. epigastrika inferior, cabang dari a. iliaka eksterna)
  3. Arteri diferensialis (cabang dari A. vesikalis superior, cabang dari a. iliaka interna)

3 vena: 

  1. Pleksus pampiniformis dan vena testikularis 
  2. Vena kremasterika
  3. Vena diferensialis

3 nervus

  1. Nervus geneitofemoralis pars genitalis
  2. Nervus ilioinguinalis
  3. Nervus simptatikus

Corona Mortis

The "corona mortis" is an anatomical variant, an anastomosis between the obturator and the external iliac or inferior epigastric arteries or veins.


  • Batas inferior : Ligamentum inguinale
  • Batas medial : tepi lateral m. rectus abdominis
  • Batas superolateral : vasa epigastrica inferior

  • Nervus iliohipogastrika, berada pada konjoin tendon di luar kanalis inguinalis 
  • Nervus ilioinguinal, berada pada funikulus spermatikus pada kanalis inguinalis 
  • Nervus genitofemoralis pars genitalis berada dalam funikulus spermatikus

  • N. iliohipogastrika sering cedera saat operasi laparaskopi herniorepair, karena letaknya lebih dalam. Bisa cedera saat diseksi flap MOE, atau saat fiksasi mesh ke konjoin tendon. Bisa juga terjahit saat menutup MOE.
  • N. ilioinguinal sering cedera saat open herniorepair, karena letaknya lebih superfisial. 
  • N. genitofemoralis pars genitalis sering cedera saat diseksi kantong hernia, karena terletak pada funiculus spermatikus.

Sumber catatan

  1. Stabilini C, van Veenendaal N, Aasvang E, Agresta F, Aufenacker T, Berrevoet F, et al. Update of the international HerniaSurge guidelines for groin hernia management. BJS Open. 2023;7(5):zrad080. doi: 10.1093/bjsopen/zrad080.

    Lokasi catatan: Dasar anatomi klinis dan evaluasi hernia groin dewasa pada pedoman HerniaSurge 2023.

    Lihat catatan dari sumber ini

    Buka publikasi

Apakah catatan ini membantu?

0 suka · 0 tidak suka

Login untuk memberi penilaian

Satu penilaian per pengguna. Klik pilihan aktif untuk membatalkan.

Dipakai pada artikel

Perubahan yang diterbitkan penulis akan tampil pada seluruh artikel di bawah.

Hanya penulis catatan yang dapat mengedit. Koreksi dapat dibahas bersama kontributor artikel.