1. Buck’s Traction atau Buck’s Extension
(Traksi kulit lurus tanpa sistem katrol seimbang)
Indikasi Penggunaan (sebagai penatalaksanaan sementara atau konservatif):
- Fraktur leher femur (femoral neck)
- Fraktur batang femur (femoral shaft) pada anak yang lebih besar
- Fraktur asetabulum yang tidak bergeser (undisplaced fractures of the acetabulum)
- Setelah reduksi dislokasi panggul (post-reduction of hip dislocation)
- Untuk memperbaiki deformitas fleksi ringan pada pinggul atau lutut
- Sebagai pengganti traksi pelvis dalam penatalaksanaan nyeri punggung bawah (low back pain)
???? Catatan: Buck’s traction digunakan terutama untuk immobilisasi sementara, mengurangi spasme otot, dan menstabilkan ekstremitas bawah sebelum tindakan definitif atau sebagai bagian dari terapi konservatif.

2. Hamilton-Russell Traction
Merupakan modifikasi dari Buck’s traction yang dikombinasikan dengan sling di bawah lutut, membentuk sistem traksi seimbang. Sistem ini memungkinkan posisi fleksi ringan pada lutut dan panggul serta elevasi ekstremitas bawah.
Komponen Utama:
- Buck’s traction (traksi lurus pada tungkai bawah)
- Sling di bawah lutut untuk menyangga ekstremitas dan mengarahkan vektor traksi secara tepat
- Sistem katrol yang memungkinkan pengaturan arah traksi dan distribusi beban secara seimbang
Indikasi Penggunaan:
- Fraktur femur distal
- Fraktur intertrokanterik dan subtrokanterik (terutama pada anak)
- Nyeri pinggul atau lutut pasca trauma atau prosedur
Dapat digunakan sementara sebelum tindakan definitif, seperti ORIF (Open Reduction and Internal Fixation)

3. Bryant’s Traction
Merupakan kombinasi dari Buck’s traction dengan posisi gallows (kaki diangkat secara vertikal), khusus untuk anak kecil atau bayi.
Komponen dan Prinsip:
Kombinasi:
- Buck’s traction (traksi kulit lurus pada tungkai bawah)
- Dengan kedua tungkai diangkat vertikal ke atas (seperti digantung) → posisi gallows
Counter-traction diperoleh dengan menaikkan kasur/tempat tidur bagian bawah → mencegah anak "tertarik" ke atas oleh traksi
Indikasi:
- Fraktur femur pada bayi dan anak kecil (biasanya <2–3 tahun)
- Fraktur batang femur (shaft)
- Kadang digunakan pasca-reduksi dislokasi panggul kongenital (dalam kasus tertentu)
Cara Kerja:
- Kedua kaki dibalut dengan pita perekat traksi, kemudian diangkat secara vertikal (90° ke tubuh), biasanya menggunakan katrol di atas tempat tidur
- Berat traksi ringan (karena digunakan pada bayi/kecil)
- Panggul sedikit terangkat dari kasur → memungkinkan traksi sejajar dengan tulang femur
Tujuan:
- Meluruskan kembali fragmen tulang
- Mengurangi spasme otot
- Menjaga posisi dan panjang tulang selama penyembuhan

4. Forearm Skin Traction
Merupakan jenis traksi kulit yang diterapkan pada lengan bawah (forearm), digunakan dalam kondisi tertentu terutama pada trauma ekstremitas atas.
Indikasi:
- Elevasi lengan bawah pada cedera ekstremitas atas → untuk:
- Mengurangi pembengkakan (edema)
- Mengontrol nyeri
- Meningkatkan sirkulasi limfe dan vena
- Fraktur klavikula yang sulit (difficult clavicle fractures)
- Terutama saat diperlukan traksi ringan ke distal untuk membantu reposisi atau mengurangi tumpang tindih fragmen.
Prinsip dan Penerapan:
- Pita perekat nonelastis dibalut di sepanjang lengan bawah, biasanya dari pergelangan tangan ke bawah siku.
- Bantalan busa ditempatkan untuk melindungi area bertekanan seperti pergelangan tangan dan siku.
- Spacer dan tali traksi dilekatkan di ujung distal (sekitar pergelangan tangan).
- Traksi diarahkan ke bawah dan sedikit posterior, dengan lengan dalam posisi elevasi, biasanya digantung menggunakan penyangga atau katrol.
Tujuan:
- Imobilisasi ringan
- Reduksi tidak langsung melalui traksi lunak
- Mengontrol pembengkakan setelah trauma lengan atas atau bahu
- Dapat menjadi terapi sementara sebelum tindakan definitif
