Langsung ke konten
SurgBookBelajar. Berdiskusi. Berbagi.
Foto artikel Facial Danger Zone Perbesar foto
Facial Danger Zone

ARTIKEL ILMU BEDAH

Facial Danger Zone

1 subartikelDiskusi bersama

DIBANGUN BERSAMA

Tim & aktivitas artikel

Penanggung jawab

Administrator

Kontributor

Belum ada kontributor tambahan.

— / 50 penilai
0Pembaca unik
0Kunjungan unik harian

Pembaca unik dihitung lintas hari. Kunjungan adalah akumulasi hitungan sekali per akun per hari, mulai pencatatan fitur ini.

Login untuk memberi rating artikel

Gambaran umum

Facial Danger Zone

Facial Danger Zone 1

  • Nervus Auricularis Mayor
  • Berpusat di sekitar titik tengah otot SCM, 6.5 cm dari tepi caudal CAE, dengan radius 3 cm.
  • N. Auricularis Mayor berasal dari pleksus servikalis, cabang saraf spinalis C2 dan C3.

  • Sensasi pada kulit di daerah parotis, daerah mastoid, dan permukaan telinga luar, terutama lobulus.
  • Menyebabkan mati rasa atau disestesia pada dua pertiga bagian bawah telinga & leher serta kulit pipi yang didekatnya.
  • Dapat juga disebabkan oleh kompresi saraf oleh jahitan nonabsorbable

Facial Danger Zone 2

  • Temporal branch of the facial nerve. 
  • Titik pertama : sekitar 0.5 cm di bawah tragus
  • Titik kedua : 2 cm di bagian lateral atas alis
  • Titik ketiga : tepi orbital lateral 
  • Menyebabkan kelumpuhan otot frontalis. Secara klinis, sisi dahi yang terkena menjadi lumpuh, dengan klinis ptosis alis dan asimetri alis.

Facial Danger Zone 3

  • N. marginal mandibula cabang n. facialis. Berdekatan dengan a. & v. facialis anterior. 
  • Pada 2 cm ke arah posterior setinggi komisura oral dengan radius 2 cm di sekitar titik ini. 
  • Saraf ini mempersarafi otot depresor anguli oris. Menyebabkan paralisis bibir bawah.

Facial Danger Zone 4

  • Nervus zygomatic dan buccal cabang nervus facialis. 
  • Di dalam fasia parotis. Posisi : titik tertinggi malar eminensia, pada angulus mandibula dan  komisura oral. 
  • Kelumpuhan m. zygomaticus mayor & minor dan levator labii superioris ala nasi, menyebabkan bibir atas dan komisura oral pada sisi yang terkena melorot. Serta paralisis dari pipi.

Facial Danger Zone 5

  • N. Supraorbita dan N. Suprathochlear
  • Digambarkan dalam sebuah lingkaran dengan radius 1.5 cm di superior foramen suraorbital. 
  • Menyebabkan mati rasa atau disestesia yang menyakitkan pada dahi medial, kulit kepala, kelopak mata atas, dan dorsum hidung.

Facial Danger Zone 6

  • N. Infraorbital
  • Digambarkan oleh sebuah lingkaran dengan radius 1.5 cm di sekitar tepi infraorbital, sepanjang garis ke bawah melalui midpupil dan premolar kedua mandibula. 
  • Cedera pada nervus infraorbital menyebabkan mati rasa pada hidung lateral, pipi, bibir atas dan kelopak mata bawah.

Facial Danger Zone 7

  • Nervus mentalis. 
  • Sekitar foramen mentalis (di bawah premolar II). 
  • Gangguan sensorik daerah mentalis (mati rasa setengah bibir bawah dan dagu).

 

 

SUMBER PEMBELAJARAN

Daftar referensi

Belum ada referensi yang dikonfirmasi pada catatan artikel ini.

BELAJAR BERSAMA

Diskusi publik

Tanya jawab umum seputar artikel. Tugas dan koreksi kontributor berada di editor.

Baca diskusi secara publik. Login untuk berkomentar

Belum ada diskusi. Mulai dengan pertanyaanmu.

Facial Danger Zone

Foto lengkap artikel Facial Danger Zone