Langsung ke konten
SurgBookBelajar. Berdiskusi. Berbagi.
Foto artikel Abdominal Injury (Trauma Abdomen) Perbesar foto
Abdominal Injury (Trauma Abdomen)

ARTIKEL ILMU BEDAH

Abdominal Injury (Trauma Abdomen)

11 subartikelDiskusi bersama

DIBANGUN BERSAMA

Tim & aktivitas artikel

Penanggung jawab

Administrator

Kontributor

Belum ada kontributor tambahan.

— / 50 penilai
0Pembaca unik
0Kunjungan unik harian

Pembaca unik dihitung lintas hari. Kunjungan adalah akumulasi hitungan sekali per akun per hari, mulai pencatatan fitur ini.

Login untuk memberi rating artikel

Gambaran umum

Belum ada catatan yang disetujui pada subartikel ini.

Anatomi

Belum ada catatan yang disetujui pada subartikel ini.

Etiologi & Faktor Resiko

Etiologi & Faktor Resiko

Penyebab utama:

  1. Kecelakaan kendaraan bermotor
  2. Jatuh dari ketinggian

Mekanisme Trauma Tumpul :

  1. Cedera Remuk (Crush Injury)
    • Terjadi akibat gaya langsung ke abdomen.
    • Mengenai organ yang terfiksasi atau sulit bergerak.
    • Komplikasi: cedera vaskular (pecah pembuluh darah, hematoma).
    • Contoh: cedera kompleks pankreas, duodenum, atau hepar.
  2. Cedera Robek (Shearing Injury)
    • Disebabkan oleh akselerasi-deselerasi mendadak.
    • Menyebabkan tarikan pada organ yang terfiksir.
    • Terjadi pada organ padat.
    • Contoh: trauma lien saat jatuh atau kecelakaan motor.
  3. Cedera Pecah (Bursting Injury)
    • Terjadi jika energi trauma melebihi daya tampung tekanan organ.
    • Mengenai organ berongga atau organ padat.
    • Mekanisme dikenal sebagai “paper bag phenomenon”.
    • Contoh: pecahnya intestine, vesica urinaria.
  4. Trauma Tembus Sekunder
    • Trauma tumpul → fraktur tulang → cedera organ akibat fragmen tulang.
    • Contoh:
    • Cedera hepar akibat fraktur kosta.
    • Cedera rektum, buli (kandung kemih) akibat fraktur tulang pelvis.

Patofisiologi

Belum ada catatan yang disetujui pada subartikel ini.

Klasifikasi

Klasifikasi

Trauma abdomen terbagi menjadi:

  • Trauma tumpul 
  • Trauma tembus

Penyebab Tersering:

  • Trauma tumpul → kecelakaan motor/mobil
  • Trauma tembus:
    • Penusukan
    • Ledakan
    • Tembakan
  • Kecelakaan kendaraan bermotor
  • Jatuh dari ketinggian

Mekanisme Trauma Tumpul :

1. Cedera Remuk (Crush Injury)

  • Terjadi akibat gaya langsung ke abdomen.
  • Mengenai organ yang terfiksasi atau sulit bergerak.
  • Komplikasi: cedera vaskular (pecah pembuluh darah, hematoma).
  • Contoh: cedera kompleks pankreas, duodenum, atau hepar.

2. Cedera Robek (Shearing Injury)

  • Disebabkan oleh akselerasi-deselerasi mendadak.
  • Menyebabkan tarikan pada organ yang terfiksir.
  • Terjadi pada organ padat.
  • Contoh: trauma lien saat jatuh atau kecelakaan motor.
     

Anamnesis

Belum ada catatan yang disetujui pada subartikel ini.

Pemeriksaan Fisik

Belum ada catatan yang disetujui pada subartikel ini.

Penunjang

Belum ada catatan yang disetujui pada subartikel ini.

Diagnosis

Belum ada catatan yang disetujui pada subartikel ini.

Tatalaksana

Belum ada catatan yang disetujui pada subartikel ini.

Prognosis

Belum ada catatan yang disetujui pada subartikel ini.

SUMBER PEMBELAJARAN

Daftar referensi

Belum ada referensi yang dikonfirmasi pada catatan artikel ini.

BELAJAR BERSAMA

Diskusi publik

Tanya jawab umum seputar artikel. Tugas dan koreksi kontributor berada di editor.

Baca diskusi secara publik. Login untuk berkomentar

Belum ada diskusi. Mulai dengan pertanyaanmu.

Abdominal Injury (Trauma Abdomen)

Foto lengkap artikel Abdominal Injury (Trauma Abdomen)