Langsung ke konten
SurgBookBelajar. Berdiskusi. Berbagi.
Identitas tetap #79Versi aktif #544
Ditulis oleh AdministratorDibuat 2026-10-15 08:39:39Diperbarui 2026-10-18 17:36:30

Tatalaksana

Persiapan operasi :

  1. Posisi lithotomi.
  2. Desinfeksi anus dan sekitarnya dengan betadine.
  3. Dimasukkan Methylen blue melalui lubang fistel, kadang-kadang keluar langsung melalui anus.
  4. Dengan sonde dimasukkan kearah lubang yang di anus. Pada lubang fistel yang depan (jam 10 - jam 2) lubang didalam anus biasanya sesuai dengan jam fistel yang di kulit. Pada lubang fistel yang di belakang (jam 4 - jam 8) lubang fistel yang dianus biasanya selam jam 6.
  5. Atap jaringan yang diatas sonde dipotong.
  6. Jaringan granulasi sepanjang saluran fistel dikorek atau dibuang.
  7. Kontrol perdarahan.
  8. Tampon dengan kasa betadine.

Pasca bedah :

  1. Antibiotika dan analgetika.
  2. Dapat langsung diet oral.
  3. Tampon et setelah 24 jam, kemudian rendam PK pagi, sore dan setelah berak selama 10 menit.
  4. Kulit dan jaringan dibawahnya yang dipotong dijaga agar tidak menutup, bila ada tanda-tanda akan

Sumber catatan

  1. Gaertner WB, Burgess PL, Davids JS, Lightner AL, Shogan BD, Sun MY, et al. The American Society of Colon and Rectal Surgeons Clinical Practice Guidelines for the Management of Anorectal Abscess, Fistula-in-Ano, and Rectovaginal Fistula. Dis Colon Rectum. 2022;65(8):964-985. doi: 10.1097/DCR.0000000000002473.

    Lokasi catatan: ASCRS 2022: prinsip tindakan berdasarkan kompleksitas fistula dan pertimbangan perlindungan kontinensia.

    Lihat catatan dari sumber ini

    Buka publikasi

Apakah catatan ini membantu?

0 suka · 0 tidak suka

Login untuk memberi penilaian

Satu penilaian per pengguna. Klik pilihan aktif untuk membatalkan.

Dipakai pada artikel

Perubahan yang diterbitkan penulis akan tampil pada seluruh artikel di bawah.

Hanya penulis catatan yang dapat mengedit. Koreksi dapat dibahas bersama kontributor artikel.