Pemeriksaan Fisik
Pemeriksaan fisik :
- Low grade fever (38 C)
- Peristaltik usus menurun
- Focal tenderness at McBurney point
- Tanda peritoneal irritation → Voluntary and involuntary guarding, perkusi, rebound tenderness (nyeri lepas tekan)
- Pergerakan apapun akan menyebabkan nyeri → batuk (Dunphy sign)
- Rovsing’s sign : Positif jika dilakukan palpasi dengan tekanan pada kuadran kiri bawah dan timbul nyeri pada sisi kanan.
- Psoas sign atau Obraztsova’s sign : Pasien dibaringkan pada sisi kiri, kemudian dilakukan ekstensi dari panggul kanan. Positif jika timbul nyeri pada kanan bawah.
- Obturator sign : Pada pasien dilakukan fleksi panggul dan dilakukan rotasi internal pada panggul. Positif jika timbul nyeri pada hipogastrium atau vagina.
- Dunphy’s sign : Pertambahan nyeri pada tertis kanan bawah dengan batuk
- Ten Horn sign : Nyeri yang timbul saat dilakukan traksi lembut pada korda spermatic kanan
- Kocher (Kosher)’s sign : Nyeri pada awalnya pada daerah epigastrium atau sekitar pusat, kemudian berpindah ke kuadran kanan bawah.
- Sitkovskiy (Rosenstein)’s sign : Nyeri yang semakin bertambah pada perut kuadran kanan bawah saat pasien dibaringkan pada sisi kiri
- Bartomier-Michelson’s sign : Nyeri yang semakin bertambah pada kuadran kanan bawah pada pasien dibaringkan pada sisi kiri dibandingkan dengan posisi terlentang
- Aure-Rozanova’s sign : Bertambahnya nyeri dengan jari pada petit trianglekanan (akan positif Shchetkin-Bloomberg’s sign
- Blumberg sign : Disebut juga dengan nyeri lepas. Palpasi pada kuadran kanan bawah kemudian dilepaskan tiba-tiba
- Rectal & pelvic exam biasanya negatif. Namun, nyeri abdomen saat palpasi dapat dirasakan jika appendix terletak di dalam pelvis . Pada DRE, anterior tenderness muncul saat peritoneum pelvic dimanipulasi. Nyeri juga muncul saat cervix digerakkan.
- Perforated appendix: nyeri abdomen makin intense, diffuse, muscle guarding meningkat (Rigid), HR meningkat, suhu naik >39 C, tampak sakit berat, kadang nyeri dapat berkurang karena visceral distension berkurang.
Sumber catatan
- Podda M, Ceresoli M, De Simone B, et al. Diagnosis and Treatment of Acute Appendicitis: 2025 Edition of the World Society of Emergency Surgery Jerusalem Guidelines. JAMA Surg. 2026;161(3):283-295. doi: 10.1001/jamasurg.2025.6218.
Lokasi catatan: Penilaian klinis dan pemeriksaan kelompok populasi khusus pada panduan WSES Jerusalem 2025.
Lihat catatan dari sumber ini