Klasifikasi lesi dan tumor payudara
Lesi payudara dikelompokkan sebagai jinak, berisiko, in situ, atau invasif.
Klasifikasi histologis dibuat berdasarkan pemeriksaan jaringan.
Kanker invasif dikarakterisasi berdasarkan tipe dan derajat tumor.
Status reseptor estrogen, progesteron, dan HER2 penting untuk klasifikasi klinis.
Kelompok biologis kanker membantu menentukan terapi sistemik.
Stadium anatomi menggunakan kategori tumor primer, nodus, dan metastasis.
Stadium klinis ditentukan sebelum terapi definitif berdasarkan informasi yang tersedia.
Stadium patologis dapat diperoleh setelah operasi bila operasi dilakukan terlebih dahulu.
Klasifikasi radiologi menggambarkan tingkat kecurigaan dan membantu keputusan biopsi.
Tuliskan sistem dan sumber hasil klasifikasi agar tidak terjadi salah tafsir.
Sumber catatan
- Park KH, Loibl S, Sohn J, Park YH, Jiang Z, Tadjoedin H, et al. Pan-Asian adapted ESMO Clinical Practice Guidelines for the diagnosis, treatment and follow-up of patients with early breast cancer. ESMO Open. 2024;9(5):102974. doi: 10.1016/j.esmoop.2024.102974.
Lokasi catatan: ESMO Pan-Asian 2024 guideline untuk klasifikasi dan penanganan kanker dini.
Lihat catatan dari sumber ini