Patofisiologi dasar tumor payudara
Tumor payudara mencakup proses biologis yang berbeda sehingga tidak memiliki satu mekanisme tunggal.
Lesi jinak berkembang tanpa invasi jaringan atau metastasis.
Pada karsinoma, perubahan genetik dan epigenetik dapat mengganggu regulasi pertumbuhan sel.
Perubahan dapat melibatkan jalur reseptor hormon, HER2, dan mekanisme perbaikan DNA.
Karsinoma in situ tetap berada di dalam struktur asal tanpa invasi stroma.
Karsinoma invasif menembus membran basal dan dapat menyebar melalui limfe atau darah.
Interaksi sel tumor dengan stroma dan sistem imun turut memengaruhi perkembangan penyakit.
Ekspresi reseptor estrogen, progesteron, dan HER2 membantu mengelompokkan kanker.
Biologi tumor memandu pilihan terapi sistemik selain stadium anatomi.
Penjelasan mekanisme harus dihubungkan dengan hasil patologi pasien, bukan diasumsikan dari benjolan saja.
Sumber catatan
- Park KH, Loibl S, Sohn J, Park YH, Jiang Z, Tadjoedin H, et al. Pan-Asian adapted ESMO Clinical Practice Guidelines for the diagnosis, treatment and follow-up of patients with early breast cancer. ESMO Open. 2024;9(5):102974. doi: 10.1016/j.esmoop.2024.102974.
Lokasi catatan: ESMO Pan-Asian 2024 guideline yang merangkum klasifikasi biologis dan terapi kanker payudara.
Lihat catatan dari sumber ini