Tatalaksana fibroadenoma
Tatalaksana dipilih setelah memastikan kesesuaian klinis, radiologi, dan patologi.
Fibroadenoma yang terbukti melalui biopsi inti, konkordan, dan tanpa atipia umumnya tidak perlu dieksisi rutin.
Pasien dapat kembali ke skrining sesuai usia bila tidak ada alasan klinis untuk tindak lanjut khusus.
Eksisi dapat dipertimbangkan bila benjolan simptomatik, tumbuh bermakna, mencapai ukuran yang menjadi perhatian, atau diminta pasien.
Keputusan memperhitungkan manfaat diagnosis definitif dan dampak kosmetik atau sensorik.
Bila dilakukan operasi, pengangkatan utuh tanpa memotong massa dianjurkan.
Kecurigaan tumor filodes atau lesi yang tidak konkordan memerlukan penilaian bedah.
Biopsi eksisi diputuskan berdasarkan risiko dan temuan multidisiplin.
Edukasi mencakup tanda perubahan yang perlu mendorong evaluasi ulang.
Pilihan akhir dibahas bersama pasien dan mengikuti fasilitas serta panduan setempat.
Sumber catatan
- Rosenberger LH, White RL, Tafra L, Boughey JC, Johnson NM, Pass HA, et al. American Society of Breast Surgeons and Society of Breast Imaging 2025 Guidelines for the Management of Benign Breast Fibroepithelial Lesions. JAMA Surgery. 2025;160(12):1378-1385. doi: 10.1001/jamasurg.2025.4392.
Lokasi catatan: Guideline ASBrS/SBI 2025; rekomendasi untuk fibroadenoma konkordan dan tumor filodes.
Lihat catatan dari sumber ini