Pencitraan dan biopsi fibroadenoma
Pemilihan pemeriksaan awal massa teraba mempertimbangkan usia, kehamilan, dan konteks klinis.
Ultrasonografi biasanya menjadi modalitas awal pada pasien di bawah 30 tahun.
Pada usia 30 sampai 39 tahun, ultrasonografi dan mammografi diagnostik dapat sesuai menurut situasi klinis.
Pada usia 40 tahun atau lebih, mammografi diagnostik atau tomosintesis umumnya menjadi pemeriksaan awal.
Ultrasonografi tambahan membantu mengkarakterisasi temuan tertentu dan memandu biopsi.
Biopsi inti terpandu pencitraan dipertimbangkan bila temuan mencurigakan atau diagnosis perlu dipastikan.
Kategori pencitraan yang mungkin jinak perlu disesuaikan dengan perjalanan klinis.
Hasil patologi harus diperiksa kesesuaiannya dengan temuan radiologi.
Jika hasil tidak konkordan atau terdapat kecurigaan tumor filodes, evaluasi bedah dapat diperlukan.
Jadwal pemeriksaan lanjutan mengikuti rekomendasi radiologi dan guideline lokal.
Sumber catatan
- Klein KA, Kocher M, Lourenco AP, Niell BL, Bennett DL, Chetlen A, et al. ACR Appropriateness Criteria: Palpable Breast Masses, 2022 Update. Journal of the American College of Radiology. 2023;20(5S):S146-S163. doi: 10.1016/j.jacr.2023.02.013.
Lokasi catatan: ACR 2022 update untuk massa teraba serta guideline ASBrS/SBI 2025.
Lihat catatan dari sumber ini - Rosenberger LH, White RL, Tafra L, Boughey JC, Johnson NM, Pass HA, et al. American Society of Breast Surgeons and Society of Breast Imaging 2025 Guidelines for the Management of Benign Breast Fibroepithelial Lesions. JAMA Surgery. 2025;160(12):1378-1385. doi: 10.1001/jamasurg.2025.4392.
Lokasi catatan: ACR 2022 update untuk massa teraba serta guideline ASBrS/SBI 2025.
Lihat catatan dari sumber ini