Klasifikasi praktis lesi fibroadenoma
Secara klinis fibroadenoma dapat dibahas sebagai lesi sederhana, kompleks, multipel, atau juvenil sesuai konteksnya.
Istilah kompleks biasanya ditentukan oleh temuan histologis tertentu dan bukan hanya dari perabaan.
Hasil biopsi inti harus menyebut apakah terdapat atipia atau kecurigaan lesi fibroepitelial lain.
Kategori penting untuk tata laksana adalah fibroadenoma konkordan tanpa atipia dibandingkan lesi yang belum konkordan.
Konkordansi berarti patologi yang didapat sesuai dengan gambaran klinis dan radiologi.
Fibroepithelial lesion dengan kecurigaan tumor filodes dikelompokkan terpisah untuk pertimbangan eksisi.
Ukuran besar, pertumbuhan, gejala, dan preferensi pasien merupakan pengubah keputusan, bukan subtipe histologi.
Klasifikasi radiologi menggunakan sistem pelaporan pencitraan yang berlaku setempat.
Kategori harus ditulis jelas agar pembaca memahami dasar rekomendasi klinis.
Hindari menyimpulkan jinak hanya dari satu karakteristik pemeriksaan.
Sumber catatan
- Rosenberger LH, White RL, Tafra L, Boughey JC, Johnson NM, Pass HA, et al. American Society of Breast Surgeons and Society of Breast Imaging 2025 Guidelines for the Management of Benign Breast Fibroepithelial Lesions. JAMA Surgery. 2025;160(12):1378-1385. doi: 10.1001/jamasurg.2025.4392.
Lokasi catatan: Guideline ASBrS/SBI 2025 tentang fibroadenoma dan lesi fibroepitelial.
Lihat catatan dari sumber ini