Dasar patofisiologi fibroadenoma
Fibroadenoma termasuk kelompok lesi fibroepitelial yang mengandung komponen stroma dan epitel.
Perubahan jaringan dipengaruhi interaksi lokal antara stroma intralobular dan epitel duktolobular.
Pertumbuhan lesi umumnya terbatas dan tidak menunjukkan perilaku invasif seperti karsinoma.
Respons jaringan terhadap lingkungan hormonal dapat menjelaskan variasi ukuran pada sebagian pasien.
Pada pemeriksaan jaringan, pola pertumbuhan dapat bersifat perikanalikular atau intrakanalikular.
Sampel biopsi inti hanya mengambil sebagian lesi sehingga interpretasi harus memperhatikan ukuran dan gambaran radiologi.
Ketidaksesuaian antara gambaran pencitraan dan histologi mengharuskan evaluasi tambahan.
Tumor filodes juga merupakan lesi fibroepitelial dan dapat sulit dibedakan melalui sampel terbatas.
Pertumbuhan cepat atau karakteristik seluler yang mencurigakan meningkatkan kebutuhan eksisi diagnostik.
Korelasi klinik-radiologi-patologi menjadi landasan untuk memilih observasi atau tindakan.
Sumber catatan
- Rosenberger LH, White RL, Tafra L, Boughey JC, Johnson NM, Pass HA, et al. American Society of Breast Surgeons and Society of Breast Imaging 2025 Guidelines for the Management of Benign Breast Fibroepithelial Lesions. JAMA Surgery. 2025;160(12):1378-1385. doi: 10.1001/jamasurg.2025.4392.
Lokasi catatan: Rekomendasi berbasis bukti untuk lesi fibroepitelial dan fibroadenoma.
Lihat catatan dari sumber ini