Peran kolesistektomi terbuka saat ini
Kolesistektomi terbuka adalah pengangkatan kandung empedu melalui insisi abdomen.
Kolesistektomi laparoskopik menjadi pendekatan standar bagi banyak pasien dengan batu simptomatik yang sesuai.
Operasi terbuka dapat direncanakan pada keadaan tertentu atau dipilih sebagai konversi saat pendekatan laparoskopik tidak aman.
Inflamasi berat, jaringan parut, anatomi yang tidak jelas, atau perdarahan dapat menyulitkan diseksi.
Konversi merupakan keputusan keselamatan dan tidak selalu menandakan kegagalan operasi.
Tujuan utama adalah mengendalikan penyakit bilier sambil melindungi saluran empedu dan struktur vaskular.
Pada kandung empedu yang sulit, kolesistektomi subtotal dapat menjadi alternatif bailout pada pasien terpilih.
Bukti komparatif antara subtotal dan total pada kasus sulit masih didominasi penelitian observasional.
Pilihan pendekatan ditentukan oleh kondisi pasien, temuan operasi, dan kemampuan tim.
Materi ini menjelaskan konsep umum, bukan panduan teknis untuk melakukan operasi.
Sumber catatan
- Fujita N, Yasuda I, Endo I, Isayama H, Iwashita T, Ueki T, et al. Evidence-based clinical practice guidelines for cholelithiasis 2021. J Gastroenterol. 2023;58(9):801-833. doi: 10.1007/s00535-023-02014-6.
Lokasi catatan: JSGE cholelithiasis guideline 2023: indikasi kolesistektomi; Koo et al. 2024: pilihan bailout pada kandung empedu sulit.
Lihat catatan dari sumber ini - Koo SSJ, Krishnan RJ, Ishikawa K, Matsunaga M, Ahn HJ, Murayama KM, et al. Subtotal vs total cholecystectomy for difficult gallbladders: A systematic review and meta-analysis. Am J Surg. 2024;229:145-150. doi: 10.1016/j.amjsurg.2023.12.022.
Lokasi catatan: JSGE cholelithiasis guideline 2023: indikasi kolesistektomi; Koo et al. 2024: pilihan bailout pada kandung empedu sulit.
Lihat catatan dari sumber ini