Klasifikasi klinis dan patologis kanker kolorektal
Klasifikasi dimulai dengan membedakan lokasi kolon dan rektum serta tipe histopatologi.
Adenokarsinoma merupakan histologi dominan, sementara tipe lain memerlukan pendekatan khusus.
Stadium TNM mencatat kedalaman invasi primer, keterlibatan kelenjar getah bening, dan metastasis.
Kelompok stadium membantu memperkirakan prognosis dan menyusun urutan terapi.
Tumor rektum juga dinilai menurut tinggi lokasi dan hubungan dengan mesorectal fascia.
Derajat diferensiasi dan invasi limfovaskular merupakan unsur laporan patologi.
Status mismatch repair atau microsatellite instability perlu dicatat karena berkaitan dengan pilihan terapi.
KRAS, NRAS, BRAF, dan biomarker lain dapat diminta sesuai stadium serta rencana terapi.
Klasifikasi molekuler melengkapi stadium anatomis dan tidak menggantikannya.
Laporan staging sebaiknya menyebut metode, tanggal, serta keterbatasan pemeriksaan.
Sumber catatan
- Wang F, Chen G, Zhang Z, Yuan Y, Wang Y, Gao YH, et al. The Chinese Society of Clinical Oncology (CSCO): Clinical guidelines for the diagnosis and treatment of colorectal cancer, 2024 update. Cancer Commun (Lond). 2025;45(3):332-379. doi: 10.1002/cac2.12639.
Lokasi catatan: CSCO 2024 update: histopatologi dan stadium; ESMO 2025: stratifikasi kanker rektum lokal.
Lihat catatan dari sumber ini - Hofheinz RD, Fokas E, Benhaim L, Price TJ, Arnold D, Beets-Tan R, et al. Localised rectal cancer: ESMO Clinical Practice Guideline for diagnosis, treatment and follow-up. Ann Oncol. 2025;36(9):1007-1024. doi: 10.1016/j.annonc.2025.05.528.
Lokasi catatan: CSCO 2024 update: histopatologi dan stadium; ESMO 2025: stratifikasi kanker rektum lokal.
Lihat catatan dari sumber ini