Penyebab dan kondisi yang berhubungan dengan fistula
Fistula kriptoglandular biasanya berawal dari obstruksi dan infeksi kelenjar anal.
Abses dapat menyebar mengikuti ruang anatomi di sekitar kanal anus.
Setelah abses mengalir atau didrainase, sebagian pasien mengalami saluran persisten antara sumber internal dan kulit.
Tidak setiap abses berkembang menjadi fistula yang menetap.
Penyakit Crohn dapat menimbulkan fistula perianal multipel atau kompleks.
Radiasi pelvis, keganasan, trauma, dan operasi anorektal termasuk konteks penyebab sekunder yang perlu dipertimbangkan.
Tuberkulosis dan infeksi tertentu dapat dipikirkan berdasarkan faktor epidemiologi dan gambaran klinis.
Riwayat abses berulang dapat mengisyaratkan saluran yang belum teratasi atau rongga lain.
Komorbiditas pasien berpengaruh pada penyembuhan luka serta pemilihan tindakan.
Pemeriksaan bertujuan mencari penyebab khusus karena tata laksana fistula Crohn berbeda dari fistula sederhana.
Sumber catatan
- Gaertner WB, Burgess PL, Davids JS, Lightner AL, Shogan BD, Sun MY, et al. The American Society of Colon and Rectal Surgeons Clinical Practice Guidelines for the Management of Anorectal Abscess, Fistula-in-Ano, and Rectovaginal Fistula. Dis Colon Rectum. 2022;65(8):964-985. doi: 10.1097/DCR.0000000000002473.
Lokasi catatan: ASCRS 2022: etiologi kriptoglandular serta faktor penyebab fistula kompleks dan sekunder.
Lihat catatan dari sumber ini