Anamnesis pada dugaan apendisitis
Tanyakan awal mula, lokasi pertama, perpindahan, durasi, dan perkembangan nyeri perut.
Catat mual, muntah, kehilangan nafsu makan, perubahan pola buang air besar, dan keluhan berkemih.
Tanyakan demam yang dirasakan serta waktu kemunculannya relatif terhadap nyeri.
Perubahan nyeri yang mendadak tidak boleh dianggap bukti tunggal bahwa penyakit telah membaik.
Riwayat operasi perut, penyakit terdahulu, obat, alergi, dan kemungkinan kehamilan membantu menyusun diagnosis banding.
Pada pasien dengan potensi hamil, tanyakan hari haid terakhir dan gejala ginekologis secara sensitif.
Pada anak, informasi dari pendamping dapat membantu, tetapi tetap tanyakan pengalaman pasien sesuai usianya.
Pada lansia atau pasien imunokompromais, gejala sistemik bisa tidak menonjol meski terdapat penyakit berat.
Riwayat gejala dikombinasikan dengan pemeriksaan fisik dan penanda inflamasi, bukan digunakan terpisah.
Pencatatan waktu dan perubahan keluhan memudahkan evaluasi ulang bila diagnosis masih belum pasti.
Sumber catatan
- Podda M, Ceresoli M, De Simone B, et al. Diagnosis and Treatment of Acute Appendicitis: 2025 Edition of the World Society of Emergency Surgery Jerusalem Guidelines. JAMA Surg. 2026;161(3):283-295. doi: 10.1001/jamasurg.2025.6218.
Lokasi catatan: Panduan WSES 2025 tentang skor klinis, diagnosis pada anak, kehamilan, usia lanjut, dan kelompok khusus.
Lihat catatan dari sumber ini