Penilaian patologi, surveilans, dan kualitas hidup setelah APR
Laporan patologi mencakup stadium, respons terapi, dan batas reseksi. Hasilnya dibahas dalam tim multidisiplin.
Surveilans disesuaikan dengan stadium, terapi yang telah diberikan, serta kelayakan tindakan bila terjadi kekambuhan. Sebagai contoh, panduan CSCO 2024 yang diterbitkan pada 2025 memberi jadwal kontrol tiga bulanan pada tiga tahun awal untuk stadium II–III, kemudian enam bulanan hingga lima tahun. Jadwal tersebut perlu disesuaikan dengan pedoman dan layanan setempat. Evaluasi dapat mencakup pemeriksaan klinis, CEA, serta pencitraan sesuai risiko. Kolonoskopi umumnya direncanakan dalam satu tahun setelah operasi. Jika pemeriksaan kolon sebelumnya tidak lengkap akibat obstruksi, evaluasi kolon dapat dilakukan lebih awal sesuai panduan. Setelah APR, colok dubur dan pemantauan anastomosis rektal tidak dapat diterapkan karena anus serta rektum telah diangkat.
Fungsi stoma, kulit peristoma, dan kebutuhan edukasi dinilai pada kontrol. Dukungan perawat stoma berlanjut setelah rawat inap.
Penyembuhan perineum dan keluhan fungsional juga diperiksa. Dampak pada aktivitas, citra tubuh, serta kebutuhan rehabilitasi perlu dibahas.
Audit CRM, perforasi intraoperatif, dan kekambuhan lokal membantu mengevaluasi mutu layanan. Hasil audit dapat menentukan kebutuhan perbaikan teknik.
Sumber catatan
- Cho MS, Bae HW, Kim NK. Essential knowledge and technical tips for total mesorectal excision and related procedures for rectal cancer. Ann Coloproctol. 2024;40(4):384-411. doi: 10.3393/ac.2024.00388.0055.
Lokasi catatan: Cho: CRM dan macroscopic assessment of TME specimen; Multimodal: quality of life dan interdisciplinary treatment
Lihat catatan dari sumber ini - Ghadimi M, Rödel C, Hofheinz R, Flebbe H, Grade M. Multimodal Treatment of Rectal Cancer. Dtsch Arztebl Int. 2022;119(33-34):570-580. doi: 10.3238/arztebl.m2022.0254.
Lokasi catatan: Cho: CRM dan macroscopic assessment of TME specimen; Multimodal: quality of life dan interdisciplinary treatment
Lihat catatan dari sumber ini - Wang F, Chen G, Zhang Z, Yuan Y, Wang Y, Gao YH, et al. The Chinese Society of Clinical Oncology (CSCO): Clinical guidelines for the diagnosis and treatment of colorectal cancer, 2024 update. Cancer Commun (Lond). 2025;45(3):332-379. doi: 10.1002/cac2.12639.
Lokasi catatan: Bagian 4.2.3: Follow-up for rectal cancer, tabel dan catatan kaki; adaptasi anatomi APR
Lihat catatan dari sumber ini - Davis BR, Valente MA, Goldberg JE, Lightner AL, Feingold DL, Paquette IM, et al. The American Society of Colon and Rectal Surgeons Clinical Practice Guidelines for Ostomy Surgery. Dis Colon Rectum. 2022;65(10):1173-1190. doi: 10.1097/DCR.0000000000002498.
Lokasi catatan: Education, quality of life dan complications
Lihat catatan dari sumber ini - Shahzad F, Ray E. Pelvic and Perineal Reconstruction. Plast Reconstr Surg. 2024;154(4):803e-816e. doi: 10.1097/PRS.0000000000011137.
Lokasi catatan: Functional considerations pada rekonstruksi pelvis/perineum
Lihat catatan dari sumber ini - Wilkins S, Yap R, Mendis S, Carne P, McMurrick PJ. Surgical Techniques for Abdominoperineal Resection for Rectal Cancer: One Size Does Not Fit All. Front Surg. 2022;9:818097. doi: 10.3389/fsurg.2022.818097.
Lokasi catatan: Discussion dan Conclusions: prospective audit
Lihat catatan dari sumber ini