Langsung ke konten
SurgBookBelajar. Berdiskusi. Berbagi.
Identitas tetap #502Versi aktif #507
Ditulis oleh AdministratorDibuat 2026-10-18 17:10:10Diperbarui 2026-10-18 17:10:10

Prinsip fase abdominal, perineal, dan rekonstruksi APR

Fase abdominal mencakup mobilisasi kolon yang dibutuhkan serta diseksi rektum dan mesorektum. Identifikasi ureter dan saraf otonom menjadi bagian pengamanan struktur sekitar. Prinsip TME menekankan diseksi pada bidang anatomi dengan selubung spesimen tetap utuh. Pedikel vaskular ditangani sesuai rencana reseksi dan kebutuhan perfusi kolon yang dipertahankan.

Pada fase perineal, anus dan kompleks sfingter dikeluarkan bersama spesimen sesuai batas reseksi yang direncanakan. Pada ELAPE, luas eksisi levator diperbesar untuk kasus terpilih dengan kebutuhan onkologis tertentu. Perluasan ini tidak otomatis menjadi pilihan rutin untuk semua pasien. Operator berupaya menghindari perforasi tumor dan spesimen yang menyempit pada dasar pelvis.

Kolon proksimal dibentuk menjadi kolostomi terminal dengan perfusi memadai dan tanpa tegangan berlebihan.

Setelah spesimen keluar, hemostasis dan kondisi defek pelvis dinilai. Rekonstruksi bertujuan menutup defek serta mengurangi ruang mati dengan mempertimbangkan kondisi jaringan. Penutupan primer atau rekonstruksi jaringan dipilih berdasarkan luas defek dan kebutuhan pasien.

Dokumentasi tindakan mencakup reseksi dan jenis rekonstruksi yang benar-benar dilakukan. Rencana pemulihan perlu mengikuti kebutuhan rekonstruksi pasien.

Sumber catatan

  1. Cho MS, Bae HW, Kim NK. Essential knowledge and technical tips for total mesorectal excision and related procedures for rectal cancer. Ann Coloproctol. 2024;40(4):384-411. doi: 10.3393/ac.2024.00388.0055.

    Lokasi catatan: Cho: anatomical basis dan technical tips; Temperley: Introduction, definisi APR

    Lihat catatan dari sumber ini

    Buka publikasi

  2. Wilkins S, Yap R, Mendis S, Carne P, McMurrick PJ. Surgical Techniques for Abdominoperineal Resection for Rectal Cancer: One Size Does Not Fit All. Front Surg. 2022;9:818097. doi: 10.3389/fsurg.2022.818097.

    Lokasi catatan: A Change in Technique?; Achieving the Best Oncological Outcome

    Lihat catatan dari sumber ini

    Buka publikasi

  3. Davis BR, Valente MA, Goldberg JE, Lightner AL, Feingold DL, Paquette IM, et al. The American Society of Colon and Rectal Surgeons Clinical Practice Guidelines for Ostomy Surgery. Dis Colon Rectum. 2022;65(10):1173-1190. doi: 10.1097/DCR.0000000000002498.

    Lokasi catatan: Technical aspects of ostomy creation

    Lihat catatan dari sumber ini

    Buka publikasi

  4. Shahzad F, Ray E. Pelvic and Perineal Reconstruction. Plast Reconstr Surg. 2024;154(4):803e-816e. doi: 10.1097/PRS.0000000000011137.

    Lokasi catatan: Elimination of dead space dan defect closure; Functional considerations pada rekonstruksi pelvis/perineum

    Lihat catatan dari sumber ini

    Buka publikasi

Apakah catatan ini membantu?

0 suka · 0 tidak suka

Login untuk memberi penilaian

Satu penilaian per pengguna. Klik pilihan aktif untuk membatalkan.

Dipakai pada artikel

Perubahan yang diterbitkan penulis akan tampil pada seluruh artikel di bawah.

Hanya penulis catatan yang dapat mengedit. Koreksi dapat dibahas bersama kontributor artikel.