Langsung ke konten
SurgBookBelajar. Berdiskusi. Berbagi.
Identitas tetap #398Versi aktif #398
Ditulis oleh AdministratorDibuat 2026-10-15 08:39:39Diperbarui 2026-10-15 08:39:39

GASTROSCHISIS

Pendahuluan

↳ Kelainan dinding perut merupakan kecacatan relatif sering yaitu : gastroschisis dan omfalokel.

↳ Gastroschisis : Penonjolan isi abdomen yang melibatkan intestinal (midgut) melalui defek pada dinding abdomen disebelah kanan tali pusar. Sedangkan Omfalokel : Defek pada dinding abdomen yang terletak ditengah, isi abdomen yang keluar ditutupi lapisan (+). Omfalokel biasanya berhubungan dengan kelainan kromosom, kelainan jantung dan kelainan penyerta lainnya. Sedangkan gastroskisis jarang ditemukan kelainan, kecuali kondisi prematur dan adanya atresia usus.

↳ Gastroschisis terjadi akibat kegagalan perkembangan coelum umbilikus dan kelemahan dinding abdomen sebelah kanan (kanan umbilikus) karena relatif lemah akibat terjadi kegagalan reabsorpsi v.umbilikus kanan. (Pada embrio 7–8 minggu terdapat vena umbilikal kanan dan kiri. Pada minggu ke 18 usus kembali ke rongga abdomen.

↳ Vena umbilikal kanan menghilang akibat obliterasi dan yang tersisa hanya yang kiri. Sehingga kondisi tersebut menyebabkan bagian kanan adalah bagian yang lemah atau bagian yang tidak tertahan di bagian dinding anterior abdomen.

↳ Berdasarkan teori De Vries and Associates “Thrombosis pada vena omphalomesenteric (v.umbilikalis) sehingga menyebabkan nekrosis di sekitar dinding abdomen”.

↳ Pada embriologi omfalokel organ abdomen tidak pernah masuk rongga abdomen, namun pada gastroskisis organ abdomen pernah masuk ke dalam rongga abdomen.

↳ Prognosis gastroskisis lebih baik dibandingkan omfalokel.

Sumber catatan

Belum memiliki sumber

Apakah catatan ini membantu?

0 suka · 0 tidak suka

Login untuk memberi penilaian

Satu penilaian per pengguna. Klik pilihan aktif untuk membatalkan.

Dipakai pada artikel

Perubahan yang diterbitkan penulis akan tampil pada seluruh artikel di bawah.

Hanya penulis catatan yang dapat mengedit. Koreksi dapat dibahas bersama kontributor artikel.