Langsung ke konten
SurgBookBelajar. Berdiskusi. Berbagi.
Identitas tetap #350Versi aktif #350
Ditulis oleh AdministratorDibuat 2026-10-15 08:39:39Diperbarui 2026-10-15 08:39:39

Pemeriksaan Fisik

Hasil Pemeriksaan Inspeksi pada fraktur mandibula meliputi:

  1. Ditemukan adanya hematoma pada lokasi fraktur.
  2. Terjadi perubahan warna kulit atau ekimosis.
  3. Wajah tampak asimetris.
  4. Ditemukan adanya trismus (keterbatasan membuka mulut).
  5. Tampak adanya abrasi, kontusio, dan/atau laserasi.
  6. Terdapat step deformity (perbedaan ketinggian/tangga pada tulang).
  7. Terjadi maloklusi (ketidaksesuaian gigitan).
  8. Ditemukan hematoma sublingual (Coleman's sign).
  9. Terjadi lidah jatuh (penurunan posisi lidah).

Hasil Pemeriksaan Palpasi menunjukkan adanya:

  • Krepitasi pada lokasi fraktur.
  • Mobilitas abnormal pada lokasi fraktur.
  • Terdapat fraktur, mobilitas, ekstrusi, atau intrusi gigi.
  • Nyeri tekan pada lokasi fraktur.
  • Mobilitas intersegmental saat dilakukan pemeriksaan palpasi bimanual.
  • Step-off (sejenis step deformity yang teraba saat palpasi).

Bimanual palpation merupakan pemeriksaan fisik untuk mengidentifikasi mobilitas abnormal pada lokasi fraktur.

  1. Pemeriksa mencengkeram mandibula sisi kanan dan kiri.
  2. Jari telunjuk kanan dan kiri meraba pada sisi oklusal mandibula.
  3. Ibu jari meraba margo inferior corpus os. mandibula.
  4. Gerakkan segmen proksimal dan distal mandibula ke arah supero-inferior dan antero-posterior.

Pada fraktur mandibula, pemeriksa dapat mengidentifikasi adanya gerakan intersegmental saat dilakukan pemeriksaan palpasi bimanual.


Compression Test:

  • Compression test dilakukan apabila pada pemeriksaan klinis, dan radiologis tidak muncul manifestasi klinis fraktur mandibula.
  • Vertical compression : Pemeriksa meletakkan satu sisi telapak tangan pada bagian kranial. Tangan sisi lainnya menggenggam dan diletakkan di dagu. Kemudian lakukan gerakan kompresi.
  • Horizontal compression : Kedua tangan menggenggam dan diletakkan pada margo posterior ramus os. mandibula, kemudian lakukan gerakan kompresi.

Pada kasus fraktur mandibula, pasien akan merasakan nyeri tekan.

 

Sumber catatan

Belum memiliki sumber

Apakah catatan ini membantu?

0 suka · 0 tidak suka

Login untuk memberi penilaian

Satu penilaian per pengguna. Klik pilihan aktif untuk membatalkan.

Dipakai pada artikel

Perubahan yang diterbitkan penulis akan tampil pada seluruh artikel di bawah.

Hanya penulis catatan yang dapat mengedit. Koreksi dapat dibahas bersama kontributor artikel.