Langsung ke konten
SurgBookBelajar. Berdiskusi. Berbagi.
Identitas tetap #348Versi aktif #348
Ditulis oleh AdministratorDibuat 2026-10-15 08:39:39Diperbarui 2026-10-15 08:39:39

Klasifikasi

Klasifikasi Umum Fraktur oleh Kruger :

  1. Fraktur tertutup adalah fraktur linear, yang tidak terpajan udara luar dan tidak menembus cavum oris.
  2. Fraktur terbuka adalah fraktur yang menyebabkan luka terbuka, sehingga fragmen tulang terpajan udara luar atau menembus cavum oris.
  3. Fraktur kominuta adalah fraktur yang menyebabkan tulang terpecah menjadi banyak fragmen.
  4. Fraktur kompleks adalah fraktur yang menyebabkan cedera organ vital.
  5. Fraktur impaksi adalah fraktur yang menyebabkan salah satu fragmen patahan tulang terdorong dengan kuat ke fragmen tulang lainnya.
  6. Fraktur greenstick adalah fraktur salah satu lapisan korteks sementara lapisan korteks lainnya bengkok.
  7. Fraktur patologis adalah fraktur spontan akibat cedera ringan atau gerakan otot normal.

Klasifikasi Dingman dan Natvig

Klasifikasi AOCMF

Klasifikasi Berdasarkan fraktur dan lokasi injury

Klasifikasi berdasarkan biomekanika mandibula

A. Horizontally favorable fracture :

  • Garis fraktur supero-inferior dengan ujung superior lebih posterior dibanding ujung inferior

  • M. Masseter menarik fragmen distal ke arah superior, m. suprahyoid menarik fragmen proksimal ke arah inferior sehingga meningkatkan stabilitas fraktur

B. Horizontally unfavorable fracture :

  • Garis fraktur supero-inferior dengan ujung superior berada di anterior, ujung inferior berda di posterior

  • M. masseter menarik fragmen distal ke arah superior, m. suprahyoid menarik fragmen proksimal ke arah inferior menjauhkan fragmen patahan tulang sehingga mengurangi stabilitas fraktur

C. Vertically favorable fracture :

  • Garis fraktur membentang dari lapisan korteks buccal hingga lingual. Ujung garis fraktur buccal lebih proksimal, dan ujung lingual lebih distal.

  • M. pterygoid medialis menarik fragmen tulang distal mendekat ke proksimal sehingga meningkatkan stabilitas fraktur.

D. Vertically unfavorable fracture :

  • Garis fraktur membentang dari lapisan korteks buccal hingga lingual. Ujung garis fraktur lingual lebih proksimal dibandingkan ujung buccal.

  • M. pterygoid medialis menarik fragmen tulang proksimal ke arah buccal sementara fragmen distal menjauhi fragmen proksimal ke arah lingual sehingga menurunkan stabilitas fraktur.

Klasifikasi Completeness Fraktur

  • Fraktur komplit adalah fraktur di mana garis fraktur membagi tulang menjadi fragmen yang terpisah.

  • Fraktur inkomplit adalah fraktur di mana garis fraktur tidak memotong tulang secara sempurna menjadi fragmen terpisah.

Klasifikasi Berdasarkan Mekanisme Terjadinya Fraktur

  • Klasifikasi ini meliputi beberapa jenis, yaitu: Fraktur avulsi, Fraktur akibat gaya bengkok, Fraktur burst, Fraktur contrecoup, dan Fraktur torsional.

Klasifikasi Berdasarkan Jumlah Fragmen

  • Klasifikasi ini mencakup Fraktur tunggal, Fraktur multipel, dan Fraktur kominuta.

Klasifikasi Keterlibatan Integumen

  • Klasifikasi ini dibagi menjadi Fraktur tertutup atau Fraktur terbuka.

Klasifikasi Berdasarkan Bentuk Fraktur

  • Klasifikasi ini meliputi Fraktur transversa, Fraktur oblik, dan Fraktur butterfly.

 

 

 

 

 

Sumber catatan

Belum memiliki sumber

Apakah catatan ini membantu?

0 suka · 0 tidak suka

Login untuk memberi penilaian

Satu penilaian per pengguna. Klik pilihan aktif untuk membatalkan.

Dipakai pada artikel

Perubahan yang diterbitkan penulis akan tampil pada seluruh artikel di bawah.

Hanya penulis catatan yang dapat mengedit. Koreksi dapat dibahas bersama kontributor artikel.