Tatalaksana
Endoskopi
- Eksisi Lokal (Polipektomi Sederhana)
- Dilakukan apabila struktur morfologik polip memungkinkan.
- Menggunakan Biopsy Forceps maupun snare polypectomy.
- Kontraindikasi relatif: terapi antikoagulan, bleeding diathesis, colitis akut, keganasan invasif
- Eksisi Transanal
- Dilakukan pada kanker rektum.
- Syarat untuk prosedur ini adalah:
- <30% dari lingkar rektum
- Ukuran <3 cm
- Margin bersih (>3 mm)
- Dapat digerakkan (mobile), tidak terfiksasi
- Terletak < 8 cm dari linea dentata
- T1 saja
- Tidak ada invasi limfovaskular atau perineural
- Diferensiasi baik atau sedang
- Transanal Endoscopic Microsurgery (TEM)
Jika lesi dapat diidentifikasi secara adekuat di rektum. Melibatkan eksisi full thickness yang dilakukan tegak lurus melewati dinding usus dan ke dalam lemak perirektal.
Tatalaksana: TERAPI BEDAH
- Kolektomi dan reseksi KGB regional en-Bloc
- Indikasi: Resectable and no metastasis.
- Luas Kolektomi: sesuai lokasi tumor, jalan arteri dan KGB hingga daerah bebas tumor (R0)
- KGB harus diidentifikasi
- KGB positif yang tertinggal menunjukkan reseksi inkomplit (R2)
- Pengangkatan jaringan tumor disertai dengan jaringan sehat.
- Negative Margin: Mengangkat hingga batas tidak ditemukannya jaringan tumor
- Positive Margin: Tepi masih memiliki jaringan tumor
- Reseksi transabdominal : Tindakan bedah untuk kanker rektum. Batas reseksi distal telah beberapa kali mengalami revisi dari 5 cm sampai 2 cm.
- Total Mesorectal Excision (TME) : Untuk kanker rektum
- Mengangkat rectum serta jaringan lymphovascular fatty tissue. Tujuan utama adalah untuk mempertahankan struktur sekitar rectum, khususnya saraf yang mensuplai vesica urinary, prostate, dan vagina.
- Laparoskopi
- Kriteria pertimbangan untuk melakukan laparoskopi kolektomi:
- Diperlukan eksplorasi intraabdomen sebelum tindakan definitif
- Dilakukan pada tumor stadium dini sampai stadium lanjut lokal yang masih resectable
- Tidak ada peningkatan tekanan intrabdomen
- Kriteria pertimbangan untuk melakukan laparoskopi kolektomi:
Tatalaksana: TERAPI SISTEMIK
- Kemoterapi: Dapat sebagai terapi adjuvan, neoadjuvant, atau paliatif. Terapi adjuvan direkomendasikan untuk KKR stadium III dan stadium II yang memiliki risiko tinggi. Contoh: 5-FU, leucovorin, capecitabine, oxaliplatin, irinotectan.
- Targeted Therapy (Biologis) : Sudah tersedia di Indonesia yaitu Bevacizumab, Cetuximab, Ziv-Aflibercept.
- Regimen Terapi : Saat ini yang dianjurkan adalah FOLFOX 6 atau modifikasinya (mFOLFOX6).
Radioteraphy
- Modalitas radiotherapy berlaku hanya untuk kanker rectum.
- Radiasi pada karsinoma rekti dapat diberikan pada tumor yang dapat direseksi maupun tidak dengan tujuan:
- Mengurangi risiko kekambuhan local
- Meningkatkan tingkat resektabilitas pada tumor
- Mengurangi jumlah sel tumor yang viable ???? mencegah kontaminasi sel dan seeding melalui darah saat operasi.
- Kekambuhan locoregional pada kasus keganasan rectum dipengaruhi oleh:
- Keterlibatan tumor pada batas reseksi
- KGB Positif
- Invasi pembuluh darah
Pencegahan
- Inactivity : Melakukan aktivitas minimal 30 menit/hari selama 5 hari/minggu
- Obesity : Menjaga agar BMI di antara 18.5 – 23.0
- High Meat Diet (Processed or Deep Fried) : Mengkonsumsi makanan tinggi serat dan suplemen vitamin D
- Merokok : Konsultasi untuk berhenti merokok
- Alkohol : Berhenti mengkonsumsi alkohol
Sumber catatan
- Wang F, Chen G, Zhang Z, Yuan Y, Wang Y, Gao YH, et al. The Chinese Society of Clinical Oncology (CSCO): Clinical guidelines for the diagnosis and treatment of colorectal cancer, 2024 update. Cancer Commun (Lond). 2025;45(3):332-379. doi: 10.1002/cac2.12639.
Lokasi catatan: CSCO 2024 update: prinsip terapi kanker kolorektal; ESMO 2025 khusus kanker rektum lokal.
Lihat catatan dari sumber ini - Hofheinz RD, Fokas E, Benhaim L, Price TJ, Arnold D, Beets-Tan R, et al. Localised rectal cancer: ESMO Clinical Practice Guideline for diagnosis, treatment and follow-up. Ann Oncol. 2025;36(9):1007-1024. doi: 10.1016/j.annonc.2025.05.528.
Lokasi catatan: CSCO 2024 update: prinsip terapi kanker kolorektal; ESMO 2025 khusus kanker rektum lokal.
Lihat catatan dari sumber ini