Langsung ke konten
SurgBookBelajar. Berdiskusi. Berbagi.
Identitas tetap #306Versi aktif #566
Ditulis oleh AdministratorDibuat 2026-10-15 08:39:39Diperbarui 2026-10-18 17:37:24

Tatalaksana

Endoskopi

  1. Eksisi Lokal (Polipektomi Sederhana)
    • Dilakukan apabila struktur morfologik polip memungkinkan.
    • Menggunakan Biopsy Forceps maupun snare polypectomy.
    • Kontraindikasi relatif: terapi antikoagulan, bleeding diathesis, colitis akut, keganasan invasif
  2. Eksisi Transanal 
    • Dilakukan pada kanker rektum. 
    • Syarat untuk prosedur ini adalah:
      • <30% dari lingkar rektum
      • Ukuran <3 cm
      • Margin bersih (>3 mm)
      • Dapat digerakkan (mobile), tidak terfiksasi
      • Terletak < 8 cm dari linea dentata
      • T1 saja
      • Tidak ada invasi limfovaskular atau perineural
      • Diferensiasi baik atau sedang
  3. Transanal Endoscopic Microsurgery (TEM)
    Jika lesi dapat diidentifikasi secara adekuat di rektum. Melibatkan eksisi full thickness yang dilakukan tegak lurus melewati dinding usus dan ke dalam lemak perirektal. 

Tatalaksana: TERAPI BEDAH

  1. Kolektomi dan reseksi KGB regional en-Bloc
    • Indikasi: Resectable and no metastasis.
    • Luas Kolektomi: sesuai lokasi tumor, jalan arteri dan KGB hingga daerah bebas tumor (R0)
    • KGB harus diidentifikasi
    • KGB positif yang tertinggal menunjukkan reseksi inkomplit (R2)
    • Pengangkatan jaringan tumor disertai dengan jaringan sehat.
      • Negative Margin: Mengangkat hingga batas tidak ditemukannya jaringan tumor
      • Positive Margin: Tepi masih memiliki jaringan tumor 
  2. Reseksi transabdominal : Tindakan bedah untuk kanker rektum. Batas reseksi distal telah beberapa kali mengalami revisi dari 5 cm sampai 2 cm.
  3. Total Mesorectal Excision (TME) : Untuk kanker rektum 
    • Mengangkat rectum serta jaringan lymphovascular fatty tissue. Tujuan utama adalah untuk mempertahankan struktur sekitar rectum, khususnya saraf yang mensuplai vesica urinary, prostate, dan vagina.
  4. Laparoskopi
    • Kriteria pertimbangan untuk melakukan laparoskopi kolektomi:
      • Diperlukan eksplorasi intraabdomen sebelum tindakan definitif
      • Dilakukan pada tumor stadium dini sampai stadium lanjut lokal yang masih resectable
      • Tidak ada peningkatan tekanan intrabdomen 

Tatalaksana: TERAPI SISTEMIK

  1. Kemoterapi: Dapat sebagai  terapi adjuvan, neoadjuvant, atau paliatif. Terapi adjuvan direkomendasikan untuk KKR stadium III dan stadium II yang memiliki risiko tinggi. Contoh: 5-FU, leucovorin, capecitabine, oxaliplatin, irinotectan. 
  2. Targeted Therapy (Biologis) : Sudah tersedia di Indonesia yaitu Bevacizumab, Cetuximab, Ziv-Aflibercept.
  3. Regimen Terapi : Saat ini yang dianjurkan adalah FOLFOX 6 atau modifikasinya (mFOLFOX6).

Radioteraphy

  • Modalitas radiotherapy berlaku hanya untuk kanker rectum. 
  • Radiasi pada karsinoma rekti dapat diberikan pada tumor yang dapat direseksi maupun tidak dengan tujuan:
    1. Mengurangi risiko kekambuhan local
    2. Meningkatkan tingkat resektabilitas pada tumor
    3. Mengurangi jumlah sel tumor yang viable ???? mencegah kontaminasi sel dan seeding melalui darah saat operasi.
  • Kekambuhan locoregional pada kasus keganasan rectum dipengaruhi oleh:
    1. Keterlibatan tumor pada batas reseksi
    2. KGB Positif
    3. Invasi pembuluh darah

Pencegahan

  • Inactivity : Melakukan aktivitas minimal 30 menit/hari selama 5 hari/minggu
  • Obesity : Menjaga agar BMI di antara 18.5 – 23.0
  • High Meat Diet (Processed or Deep Fried) : Mengkonsumsi makanan tinggi serat dan suplemen vitamin D
  • Merokok : Konsultasi untuk berhenti merokok
  • Alkohol : Berhenti mengkonsumsi alkohol

Sumber catatan

  1. Wang F, Chen G, Zhang Z, Yuan Y, Wang Y, Gao YH, et al. The Chinese Society of Clinical Oncology (CSCO): Clinical guidelines for the diagnosis and treatment of colorectal cancer, 2024 update. Cancer Commun (Lond). 2025;45(3):332-379. doi: 10.1002/cac2.12639.

    Lokasi catatan: CSCO 2024 update: prinsip terapi kanker kolorektal; ESMO 2025 khusus kanker rektum lokal.

    Lihat catatan dari sumber ini

    Buka publikasi

  2. Hofheinz RD, Fokas E, Benhaim L, Price TJ, Arnold D, Beets-Tan R, et al. Localised rectal cancer: ESMO Clinical Practice Guideline for diagnosis, treatment and follow-up. Ann Oncol. 2025;36(9):1007-1024. doi: 10.1016/j.annonc.2025.05.528.

    Lokasi catatan: CSCO 2024 update: prinsip terapi kanker kolorektal; ESMO 2025 khusus kanker rektum lokal.

    Lihat catatan dari sumber ini

    Buka publikasi

Apakah catatan ini membantu?

0 suka · 0 tidak suka

Login untuk memberi penilaian

Satu penilaian per pengguna. Klik pilihan aktif untuk membatalkan.

Dipakai pada artikel

Perubahan yang diterbitkan penulis akan tampil pada seluruh artikel di bawah.

Hanya penulis catatan yang dapat mengedit. Koreksi dapat dibahas bersama kontributor artikel.