Pemeriksaan Fisik
Pemeriksan fisik ditujukan untuk menentukan karakter dan lokasi lesi. Pemeriksaan ini dilakukan secara sistematis dengan inspeksi dan palpasi. lnspeksi dilakukan dengan pasien duduk. Pakaian atas dan bra dilepas.
Pasien diposisikan dalam 4 posisi :
- posisi tangan disamping
- posisi tangan diatas kepala
- posisi kacak pinggang
- posisi menggantung
Inspeksi
- dilakukan pada kedua payudara, aksila dan sekitar klavikula yang bertujuan untuk identifikasi tanda dan gejala tumor primer dan kemungkinan metastasis ke kelenjar getah bening ataupun metastasis jauh.
Palpasi
- parenkim payudara dilakukan pada pasien dengan posisi tidur (supine), lengan ipsilateral diatas kepala dan punggung diganjal bantal. Jaringan subareolar dan masing-masing kuadran dari kedua payudara dipalpasi secara sistematis, menyeluruh, dan overlap baik sirkuler maupun radier.
- Palpasi aksila dilakukan dilakukan dalam posisi pasien duduk dengan lengan pasien dan pemeriksa saling menopang. Palpasi juga dilakukan pada infra dan supraklavikula. Hasil pemeriksaan fisik dicatat dalam bentuk level kecurigaan keganasan
- Interpretasi :
- - P1 = normal
- - P2 = benigna
- - P3 = uncertain
- - P4 = suspek maligna
- - P5 = maligna
Pasaribu, E.T., Suyanto. 2014. Buku Bedah Onkologi Diagnosis dan Terapi Edisi Ke-2. CV Sagung Seto. Jakarta
Sumber catatan
Belum memiliki sumber